kibarmedia.com

Popular Post

Ini Barang Bukti Yang Disita Dari Anggota Sel Jaringan JAD ISIS

Diposting oleh On Minggu, November 27, 2016 with No comments

Serang, kibarmedia.com - Polda Banten melalui Kepala Bidang Humas AKBP Zaenudin merilis barang bukti yang berhasil dibawa TIM dari tempat kediaman tersangka yang diduga anggota jaringan teroris sel JAD ISIS berinisial ESB yang digeledah Minggu 27/11 adalah sebagai berikut,
01.  Laptop merk lenovo 114 I bd
02.   2 buah Hp
04.   2 buah hp merk black berry dan samsung
05.   Cpu komputer, 4 hp samsung
06.   Hp 9 unit di atas etalase
          Hp 12 unit  di konter
07.   1 buah box warna hijau berisi
08.    2 buah  Sim Card  xl
09.    Crisbo atau pistol panah
10.    Gas tabung
11.    Senapan angin
12.    Pupuk ZA  seberat 1 kg
Dari pemberitaan sebelumnya, Densus 88 AT  telah menangkap seseorang hasil pengembangan dari kasus Majalengka. Teroris yang ditangkap minggu 27/11
atas nama Eep Saeful Bahri Alias Ipul alias Eep alias Abu Syifa.
Tempat tanggal lahir Serang, 02 Juni 1986
Islam/ karyawan swasta
Alamat; Kp Kelapa Lima RT/RW 1/2 Ds. Kelapa Lima Kel Sukamanah Kec. Baros Kab Serang Banten.
Tersangka diduga melanggar Psl 15 Jo 7 dan atau Psl 15 Jo Psl 9 UU No. 15/2003 tentang Terorisme.
Kemudian Densus 88 bersama Polda dan Resort Serang melakukan penggeledahan di rumah tersangka.
(Rd)
Tim Densus 88 AT Polda Banten Tangkap sel JAD ISIS

Diposting oleh On Minggu, November 27, 2016 with No comments

Serang, kibarmedia.com -  Densus 88 AT  telah menangkap seseorang hasil pengembangan dari kasus Majalengka. Teroris yang ditangkap minggu 27/11
atas nama Eep Saeful Bahri Alias Ipul alias Eep alias Abu Syifa.
Tempat tanggal lahir Serang, 02 Juni 1986
Islam/ karyawan swasta
Alamat; Kp Kelapa Lima RT/RW 1/2 Ds. Kelapa Lima Kel Sukamanah Kec. Baros Kab Serang Banten.
Tersangka diduga melanggar Psl 15 Jo 7 dan atau Psl 15 Jo Psl 9 UU No. 15/2003 tentang Terorisme.
Kemudian Densus 88 bersama Polda dan Resort Serang melakukan penggeledahan di rumah tersangka.
Kabid Humas Polda Banten AKBP Zaenudin membenarkan penangkapan dan penggeledahan rumah tersangka teroris Saeful Bahri.
"benar, saat ini tim Masih melakukan pengembangan, untuk lebih lengkapnya silahkan hubungi Divisi Humas Mabes Polri atau Densus 88 AT" kata Zaenudin.
Menurut Informasi, Tersangka Saiful Bahri alias Abu Syifa, turut serta bantu Rio dalam pembuatan laboratorium handak high expolosive untuk amaliyah, dan turut rencanakan pengeboman di gedung DPR RI, Mabes Polri, Kedutaan Myanmar dan Stasiun  Tv One dan Metro Tv, jaringan Rio ini merupakan sel JAD yang berbaiat kepada ISIS.

Sebelumnya, tersangka jaringan Rio Priatna Wibowo (yang tertangkap di Majalengka) yang di tangkap tim densus 88. Dari pengembangan yang dilakukan petugas terhadap tersangka Rio, kemudian pada hari sabtu 26/21 pkl 10.30 Densus 88 berhasil di tangkap tersangka Bahrain Agam, 
Penangkapan Bahrain Agam dilakukan di Desa Blang Tarakan, Kecamatan Sawang kabupaten Aceh Utara, dari pengakuan tersangka, ia berperan sebagai pemberi uang 7 juta dan ide pembuatan bom dan ikut pembelian bahan peledak,
Kedua tersangka tersebut masih dalam pemeriksaan secara intensive.
(Rd)
KPK Bidik Tindak Pidana Korupsi Usai Pilkada Banten

Diposting oleh On Sabtu, November 26, 2016 with No comments

Serang, kibarmedia.com – Ada indikasi tindak pidana korupsi dalam proses pilkada yang saat ini masih berlangsung.

Hal ini disampaikan Ketua KPK Agus Rahardjo, kontan saja pernyataan Agus Raharjo menjadi cecaran wartawan yang menanyakan lebih detail terkait aktor yang diduga korupsi tersebut,
"Saya monitor, kami punya radar untuk di sini (Banten). Tapi karena itu (korupsinya) agak besar, itu nanti setelah pilkada aja deh," ujar Agus kepada wartawan di Kantor PWNU Banten, Jl Raya Serang-Jakarta, Kota Serang, Sabtu (26/11/2016).
Menurut Agus, indikasi korupsi itu tidak bisa disampaikan sekarang. Apalagi proses pilkada masih berlangsung di Banten. Yang jelas menurut Agus, KPK sudah mengindikasikan ada tindak pidana korupsi.
"Kita nunggu nanti aja deh," kata Agus.
Menurut Agus, indikasi ini masih berkaitan dengan kasus korupsi di Banten pada masa lalu dan bukan terkait dengan dana kampanye. Agus membenarkan bahwa indikasi korupsi tersebut masih terkait dengan salah satu nama yang kasusnya saat ini ditangani KPK.
"Bukan (dana kampanye). Sebetulnya ada kejadian sebelumnya. Iya ada hubungannya dengan itu (Atut Chosiyah)," ujar Agus ketika ditanya wartawan apakah masih ada kaitannya dengan kasus yang menimpa Atut Chosiyah.
Agus enggan menjelaskan lebih lanjut terkait apakah indikasi tersebut menyasar salah satu calon. Sebab dia enggan dianggap mengganggu berjalannya proses pilkada.
"Makanya, sementara biar aja dulu deh. Nanti dikira mengganggu jalannya pemilihan," ucap Agus
Tekan Peredaran Narkoba, Polda Banten Sisir Tempat Hiburan

Diposting oleh On Minggu, November 20, 2016 with No comments

Serang, kibarmedia.com - Polda Banten melakukan Razia penyalah gunaan tindak pidana Narkoba pada Sabtu,19/16, dimulai pukul 21.00 wib ditempat-tempat hiburan malam, diskotik, karoke di wilayah hukum Polda Banten.

Polda Banten mengerahkan jumlah kekuatan Jumlah total 85 personel personel terdiri dari, Ditresnarkoba jumlah 43 personel, Dokes jumlah 4 orang, provost jumlah 6 orang, humas jumlah 2 orang, Sabhara jumlah 27 personel,
Denpom jumlah 2 personel, dan BNNP jumlah 1 personel.

Adapun tempat-tempat lokasi yang menjadi sasaran razia adalah Tempat hiburan Dragon di Anyer dengan hasil pemeriksaan yang dites urine para pengunjung tidak ditemukan penyalah gunaan narkoba, Tempat hiburan Sahara di Anyer dengan hasil pemeriksaan para pengunjung yang di tes urine  ditemukan dua pengunjung atas nama Ahmad Yulyana, umur 37 tahun asal Kabupaten Tangerang, dan H. Muhti Ali  umur 52 tahun asal Kota Tangerang.

Hasil tes urine Kedua terperiksa  positif mengandung metamfetamin (sabu), keduanya kemudian dilakukan tindak lanjut dan diserahkan ke piket narkoba Polda Banten.

Dalam kegiatan razia tersebut, terjadi insiden kecelakaan lalu lintas jalan raya yang dialami oleh anggota Sabhara, bus sabhara bersenggolan dengan sebuah truk yang mengakibatkan bus sabhara mengalami pecah kaca kiri. Anggota sabhara yang terluka akibat insiden tersebut langsung ditangani petugas medis.

Hal ini dilaporkan oleh Kabid Humas Polda Banten AKBP Zaenudin dalam pesan Whatapp mengatakan "Dilaporkan jg bahwa pada saat konvoi kendaraan menuju tempat hiburan terjadi kecelakaan  senggolan kendaraan bus sabhara dengan truk  di keluar pintu tol cilegon timur yg mengakibatkan pecahnya kaca sebelah kiri dan 1 org anggota sabhara mengalami luka ringan. Terkena pecahan kaca. Dan  sdh ditangani oleh petugas medis" kata Zaenudin

Polda Banten dan Bea Cukai Berhasil Gagalkan Penyelundupan Barang Ilegal

Diposting oleh On Jumat, November 11, 2016 with No comments

Serang, kibarmedia.com - Bea Cukai merak dan Polda Banten berhasil menggagalkan aksi penyelundupan tiga kontainer berisi barang-barang yang diberitahukan tidak sesuai dengan keadaan fisik barang tersebut.
Kepala Kanwil DJBC Banten, Hari Budi Wicaksono mengatakan “berkat informsi dari masyarakat, pada Jum’at (28/16) petugs bea dan cukai berkordinasi dengan Tim Penindakan Polisi Daerah Banten berhasil mencegah beberapa jenis barang impor yang diktegorikan sebagai barang yang dilarang dan dibatasi”ktnya
Dari informsi yang diperoleh, petugas melakukn pemeriksaan terhadap  kontainer yang ditimbun ditempat penimbunan sementara (TPS) PT.IKPP Merak Mas. Saat dilakukan pemeriksaan kedapatan barang yang diberithukan tidak sesuai dengan dokumen pemberitahuannya, petugas kemudian melakukan penelitian secara mendalam, berdasarkan penelitiannya diketahui bahwa importir barang-barang tersebut adalah PT.DIM.
“Barang-barang hasil penindakan tersebut diantaranya adalah kurang lebih 580 laptop bekas, 6000 botol minuman mengandung Etil lkohol (MMEA) berbagai merk, 8 unit motor besar bekas dalam keadaan completely knocked down (CKD), dan 433 paket produk tekstil”ungkap Wicaksono
Saat ini barang-barang hasil penindakn tersebut masih ditimbun di TPS PT.IKPP Merak Mas untuk dilakukan pencacahan dan identifikasi barang secara menyeluruh. Atas kasus ini perkiraan kerugian negara yang timbul mencapai Rp. 8.5 Miliar. selanjutnya akn dilakukan proses penyidikan.
Wicaksono juga memberikan apresiasi khusus terhadap para petugas Bea Cukai, petugas Polda Banten, dan masyarakat yang turut andil dalam melakukan penggagalan upaya penyelundupan ini.
“Dengan adanya kasus ini, Bea Cukai akn terus meningkatkan pengawasan serta melakukan kordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk melindungi masyarakat dari peredaran barang-barang terlarang” katnya
Ditresnarkoba Polda Banten Kembangkan Kasus Narkoba

Diposting oleh On Kamis, November 10, 2016 with No comments

Cegah Peredaran Narkoba, Polda Banten Tingkatkan Patroli dan Pengawasan

Diposting oleh On Selasa, November 08, 2016 with No comments

Serang, kibarmedia.com - Media Sosial sering dijadikan cara atau modus untuk setiap pelaku kejahatan dalam melakukan aksinya. Banyak peristiwa kejahatan seperti penipuan, pemerkosaan, pencemaran nama baik dan Penyalahgunaan Narkoba dilakukan oleh para pelaku dengan menggunakan media sosial.
Pelaku penyalah gunaan Narkoba menggunakan media sosial dalm melakukan transaksi jual beli barang haram.

Kapolda banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo menyebut modus baru transaksi Narkoba melalui medsos kini banyak digunakan oleh pelaku penyalahgunaan narkoba, dari 173 tersanhgka penyalahgunaan narkoba yang berhasil diamankian dalam waktu empat bulan terakhir, 78 diantaranya menggunakan media sosial untuk bertransaksi barang haram tersebut.

 "ya modus baru ini memang banyak digunakan oleh tersangka, dari 173 tersangka penyalahgunaan narkoba yang berhasil diamankan dalam waktu empat bulan terakhir, 78 diantaranya menggunakan media sosial" kata Listyo 

Selain itu, Polda Banten bersama Bea Cukai dan BNN juga bersinergi untuk mencegah penyelundupan Narkoba ke Provinsi Banten dengan mengadakan pengawasan dan meningkatkan patroli di tempat-tempat rawan penyelundupan narkoba.

Polda Banten terus bersinergi dengan Bea Cukai dan BNN guna mencegah penyelundupan narkoba ke Provinsi Banten, yaitu dengan meningkatkan pengamanan di pelabuhan-pelabuhan kecil. "pengawasan dan melakukan patroli akan ditingksatkan di pelabuhan-pelabuhan kecil ini, kita punya basis anggota sampai level polsek, terutama juga yang menjad fokus kita adalah di pelabuhan merak dan bojo negara." jelas Listyo