kibarmedia.com

Popular Post

IDF-MUI Untuk Kemandirian Umat

Diposting oleh On Kamis, Agustus 11, 2016 with No comments

Islamic Development Fund Majelis Ulama Indonesia (IDF-MUI)  atau Dana Pembangunan Umat MUI merupakan lembaga yang dibentuk oleh MUI pada 29 Juni 2016 di Jakarta. Lembaga ini didirikan untuk menghimpun dan mendistribusikan donasi masyarakat seperti zakat, infaq dan sadaqah untuk berbagai program yang terkait dengan kebutuhan umat.

Pembentukan IDF-MUI didasarkan pada pertimbangan bahwa MUI melihat banyak program penting bagi umat Islam yang harus dilaksanakan. Di saat bersamaan dibutuhkan dana yang besar agar program tersebut dapat berjalan. Oleh karena itu MUI mengambil peran ingin menhimpun dana masyarakat untuk masyarakat.

Seperti diketahui, potensi zakat di Indonesia sangat besar, mencapai Rp 285 triliun, Namun, dari potensi sebesar itu, yang berhasil dihimpun melalui lembaga yang ada, baru sekitar dua persen. Oleh karena itu,MUI terpanggil untuk ikut bergerak menghimpun dana masyarakat,  terutama setelah melihat donasi yang dihimpun sangat sedikit dari potensi yang ada.

Pengurus IDF-MUI terdiri dari Dewan Pembina yang diketuai Dr. KH. Ma'ruf Amin, Dewan Pengawas dipimpin oleh Prof.Dr. Khuzaemah T. Yanggo dan Dewan Pengurus yang diketuai oleh Dr. Ir. Lukmanul Hakim, MSI.aa

Sumber: http://www.halalmui.org/
Genjot Pajak, DPPKD Banten Gandeng Pusat Perbelanjaan dan Mall Dikawasan Tangerang Raya

Diposting oleh On Minggu, Juli 24, 2016 with No comments

Tangerang – Untuk memenuhi pendapatan Pajak untuk daerah, Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Provinsi Banten, terus menggenjot pajak hingga ke mall-mall, DPPKD Banten menggandeng sejumlah pusat perbelanjaan dan mall dikawasan Tangerang Raya.

"Respon dari pengusaha sangat positif atas kebijakan Pak Gubernur dalam rangka intensifikasi pajak diwilayah Kota Tangerang, Kota Tangsel dan Kabupaten Tangerang," kata Kepala DPPKD Banten Nandy Mulya dalam acara pelayanan prima di Samsat Cikokol, Kota Tangerang, jumat (22/7).

Nandy mengatakan, kerjasama dengan pihak mall ini diharapkan bisa menyedot pembayar pajak yang tidak sempat melakukan pembayaran di kantor samsat. Adapun mall yang telah bekerjasama dengan pihaknya antara lain mall Alam Sutera, mall Dadap, Sumarecon dan pusat perbelanjaan dikawasan tangerang.

"Masing-masing tempat menyediakan fasilitas atau counter bebas biaya sewa untuk gerai samsat dan gerai SIM. Ada juga yang memberikan ruang space iklan vidiotron sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat tentang keberadaan pelayanan samsat," jelas Nandy.

Bahkan menurut Nandy, pusat perbelanjaan dikawasan tangerang sudah menangkap bahwa pelayanan samsat keliling telah dipahami dan merupakan bagian dari optimalisasi perusahaan perbelanjaan untuk memanjakan pengunjung sehingga bisa saling menguntungkan. Selain itu, juga untuk mempermudah dan mendekatkan pelayanan bagi masyarakat.

"Bahkan Bank Jabar Banten (BJB) sudah menyiapkan fasilitas hardware elektrik secara lengkap dimasing-masing gerai samsat mall Alam Sutera dan mall Dadap. Kita ingin pelayanan lebih optimal lagi," katanya.

Nandy melanjutkan, pihaknya menargetkan pada tahun ini akan menggelontorkan anggaran bagi hasil pajak Provinsi kepada Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Banten sebesar Rp 2 Triliun rupiah.
"Sampai bulan Mei 2016, Pemprov Banten telah menggelontorkan uang APBD Provinsi Banten kepada Kabupaten dan Kota sebesar Rp.840,2 Milyar, dan Pak Gubernur menargetkan pada tahun ini menggelontorkan kurang lebih Rp 2 Triliun," katanya.

Menurut Nandy, anggaran tersebut sesuai dengan keputusan gubernur nomor 973/kep 332-huk/2016 tentang penetapan realisasi bagi hasil pajak provinsi kepada kabaupaten dan kota se-Banten. Maka dari itu, berbagai upaya akan dilakukan pihaknya untuk meningkatkan pendapatan bagi daerah.
"Upaya kami diantaranya menerbitkan Pergub tentang pembebasan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor dan Pergub tentang pembebasan pajak kendaraan bermotor dan BBNKB bagi kendaraan mutasi masuk dari luar daerah atas nama perusahaan atau badan usaha," jelasnya. (adv)
Era Digital Indonesia Jangan Sampai Tertinggal

Diposting oleh On Rabu, April 27, 2016 with No comments

Jakarta, kibarmedia.com - Presiden Joko Widodo menyatakan perubahan dalam era digital sangat cepat sekali oleh karena itu start up dalam negeri jangan samapi tertinggal.

"Sangat cepat sekali, setiap detik berubah, setiap menit berubah, setiap hari berubah, dan sangat betul-betul sangat cepat sekali. Nggak ada waktu lagi. Tidak ada waktu lagi. Kalau nggak kita betul-betul ditinggal,” kata Presiden Jokowi saat resmi membuka acara Indonesia E-Commerce Summit and Expo (IESE), di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City Tangerang Selatan, Banten, Rabu (27/04/2016)

Presiden mengaku betul-betul kaget waktu masuk ke Silicon Valley. Begitu masuk, ia merasakan kita tertinggal sangat jauh sekali. "Saat itu juga saya memutuskan dalam pikiran saya, pulang ke Indonesia secepat-cepatnya kita harus bergerak," katanya.

Diakui Presiden, ada beberapa start up yang sudah berjalan, seperti Tokopedia, Bukalapak, Gojek, Blibli, Traveloka, dan minggu kemarin Alibaba sudah masuk. Menurut Presiden hal itu akan menjadi peringatan bagi semua bahwa dari luar negeri sudah melihat potensi Indonesia yang besar. 


“Potensi digital ekonomi kita ini besar sekali. Oleh sebab itu, ini adalah sebuah peluang, ada opportunity di sini yang harus diisi segera. Nggak apa-apa mereka datang dan gabung-gabung menurut saya nggak apa-apa,” tuturnya.

Presiden yang dalam kesempatan itu didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo berpesan agar semua sektor ini harus segera diisi, sehingga start up betul dipikirkan dan dipersiapkan anggarannya seraya membandingkan dengan Thailand yang tahun depan menyiapkan anggaran Rp7 Triliun untuk start up.


“Kita ini juga kalau negara lain sudah berangkat seperti itu, dan kita tidak berani melebihi mereka, saya pastikan, ditinggal. Saya pastikan ditinggal. Dunia persaingan, dunia kompetisi memang kejam, tetapi itu adalah tantangan yang harus kita hadapi. Dan kita harus berani menghadapi,” pesan Presiden Jokowi.


Oleh karena itu, Presiden meminta agar start up ini diperhatikan. Ia menyebutkan, ada banyak potensi start up seperti HaloDoc, TaniHub, limakilo, dan nurbaya inisiatif. “Ini semuanya, harus betul-betul diberikan dorongan betul agar mereka bisa cepat meloncat ke level yang berikutnya. Kalau sudah juga dihubungkan, dicarikan pemodal yang mereka bisa bekerjasama, bisa join, sehingga bisa melangkah kepada level yang lebih atas,” pinta Presiden.


Menurut Presiden, kalau seperti ini diterus-teruskan, nanti mall-mall banyak yang tutup karena sekarang belanja online.


"Dianter ke rumah, ngapain kita ke mall lagi. Hati-hati pemilik mall. Iya benar, waktu di Amerika, kemarin di UK (Inggris) juga sama. Mereka berbicaranya itu. Hati-hati dunia ini berubahnya sangat cepat sekali,” ujarnya.

Presiden juga meminta agar e-commerce dapat digunakan untuk membantu rakyat. Terutama petani, nelayan, pengusaha mikro, pengusaha kecil yang ingin menjual produknya. Tak hanya itu, ia berharap produk-produk yang dari kampung, desa, dan pelosok negeri dapat disambungkan dengan aplikasi. “Saya kira ini akan ada ide-ide baru dari anak-anak muda, generasi muda kita untuk membantu mereka,” kata Presiden mengakhiri sambutannya.


Acara Indonesia E-commerce Expo ini ini merupakan forum pertemuan bergengsi para pemangku kepentingan industri e-commerce dengan mengangkat tema The New Digital Energy of Asia. Acara yang digelar selama tiga hari ini akan menampilkan 72 pembicara dari dalam dan luar negeri, dan diikuti oleh lebih dari 150 exhibitor yang bergerak di bidang e-commerce.


Pada kesempatan itu Presiden Joko Widodo meletakan telapak tangan pada layar sentuh sebagai tanda peresmian pembukaan IESE kemudian melakukan peninjauan ke sejumlah stan-stan pameran. Tampak hadir dalam acara tersebut antara lain Menkominfo Rudiantara, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Ketua Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, Gubernur Banten Rano Karno, dan Ketua Umum Asosiasi E-commerce Indonesia Daniel Tumiwa. (setkab.go.id)

Seluruh Proyek Reklamasi Pantai di Indonesia Dihentikan

Diposting oleh On Sabtu, April 23, 2016 with No comments

Jakarta, kibarmedia.com - Hasil Rapat hari ini 22 April 2016 antara Komisi IV DPR RI dengan Menteri Kelautan, dan instansi terkait, diputuskan bahwa seluruh proyek Reklamasi Pantai/Laut dicabut atau dibekukan dahulu dengan batas waktu yg tidak ditentukan.

Seluruh proyek pengurugan Reklamasi Pantai/Laut se Indonesia wajib dihentikan dahulu, termasuk Reklamasi Teluk Jakarta.

Diperkirakan 3 Tahun terpending, sampai KPK beres menyidangkan kasus Suap Perda Reklamasi Teluk Jakarta. Dan pa kadis jangan sampe ditekan oleh pihak-pihak kelompok jahat untk mengeluar kan IUP. Karena sebenerny mereka itu engga mengerti administrasi. Yang koplak malah ujung-ujung nya pakadis juga. Jangan sampe kesandra dengan kepentingan mereka. karena sebentar lagi mereka akan kami sapu.

Selanjutnya untuk kelanjutan Proyek Reklamasi baru bisa jalan lagi kalau sudah memenuhi perijinan sbb.
1. Ijin Prinsip.
2. Ijin Reklamasi.
3. Ijin Pemanfaatan Hasil Reklamasi.
4. IMB.; Pengurugan Reklamasi baru bisa jalan kalau Ijin 1-3 sudah terpenuhi.
Pembangunan baru bisa jalan kalau sudah keluar IMB (Pemprov dan Perda).
Industri Manufaktur Indonesia Lampaui Inggris dan Kanada

Diposting oleh On Kamis, April 21, 2016 with No comments


Jakarta, kibarmedia.com - Industri manufaktur Indonesia berhasil menembus 10 besar dunia. menurut laporan United Nations Industrial Development Organization/UNIDO) sebagaimana disampaikan Kepala Statistik UNIDO Shyam Upadhyaya di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, kemarin. Dalam daftar International Yearbook of Industrial Statistics 2016 yang diterbitkan UNIDO, industri manufaktur di Tanah Air menyumbang hampir seperempat produk domestik bruto (PDB) Indonesia.

"Daftar disusun berdasar volume produksi. Indonesia masih di dasar daftar (10 besar), tetapi melampaui Inggris dan Kanada. Tiongkok teratas disusul AS, Jerman, Korea Selatan dan India. Indonesia telah menjadi negara industri penting," kata Shyam.

Shyam memaparkan pertumbuhan teknologi, intensitas dan daya saing Indonesia telah mendorong total volume produksi manufaktur di Tanah Air lebih baik ketimbang negara lain.
"Kami melihat produksi jasa dan barang industri manufaktur memiliki nilai tambah 150% dari normalnya 60%-70% dari biaya produksi."

Industri manufaktur Indonesia berkembang pesat di sektor makanan dan minuman.
"Tetapi ke depan, industri manufaktur Indonesia akan ditopang industri teknologi tinggi seperti permesinan dan elektronika," ujar Shyam.

Saat menanggapi hal tersebut, Staf Ahli Bidang Sumber Daya Industri Kementerian Perindustrian Dyah Winarni Poedjiwati mengungkapkan kontribusi industri manufaktur nonmigas ke PDB mencapai 18,18% pada 2015 atau senilai Rp2.098 triliun, lebih besar ketimbang 2014 yang mencapai 17,89%.
Kontribusi terbesar datang dari industri barang logam, komputer, elektronik sebesar 7,83%, industri makanan dan minuman 7,54%, dan industri mesin dan perlengkapan 7,49%.
Ekspor manufaktur US$106,63 miliar atau 71% dari total ekspor US$150,25 miliar, sedangkan impor mencapai US$108,95 miliar.

"Kita masih defisit US$2,31 miliar. Artinya, industri harus bergerak cepat agar bisa berproduksi lebih banyak," ungkap Dyah
Keliling Eropa Jokowi Jalin Kerjasama Dengan Uni Eropa

Diposting oleh On Kamis, April 21, 2016 with No comments

Brussels, kibarmedia - Indonesia berharap masyarakat Inggris akan tetap mendukung pemerintah di London menjadi anggota Uni Eropa.
Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo dalam kunjungan di Brussels, Belgia, hari Kamis (21/04), untuk membahas kemungkinan dicapainya perjanjian kemitraan ekonomi menyeleruh (CEPA) antara Indonesia dan Uni Eropa.
Lawatan Presiden Jokowi di Brussels ini juga dimaksudkan untuk memperkuat hubungan perdagangan Indoneaia-Uni Eropa.
"CEPA akan memperkuat ekonomi Indonesia dan negara-negara yang menjadi anggota Uni Eropa. Uni Eropa yang kuat akan memberi kemanfaatan yang besar bagi Indonesia," kata Presiden Jokowi.
"Dalam konteks ini, saya berharap Inggris akan tetap menjadi bagian Uni Eropa," kata Jokowi.
Referendum tentang masa depan keanggotaan Inggris di Uni Eropa akan digelar pada akhir Juni.
Perdana Menteri Inggris, David Cameron, menggelar referendum pada tanggal 23 Juni mendatang sebagai bagian dari upaya Inggris untuk merundingkan syarat-syarat baru menjadi anggota Uni Eropa.